Rabu, 24 Juni 2020

Berkaca Pada Kampung Tangguh

Berkaca Pada Kampung Tangguh 


Di tengah wabah pandemi covid-19 ini semua masyarakat dunia mengalami kerugian yang cukup besar. Hal ini terjadi karena mereka kehilangan mata pencaharian mereka sehari-hari. Tuntutan hidup yang terus berjalan tetapi pemasukan nihil menyebabkan sebagian besar mereka yang mata pencahariannya sebagai pengusaha harus tutup usaha alias bangkrut. Lantas bagaimana mereka yang tidak memiliki mata pencaharian?. Darimana mereka mendapatkan materi untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka?. Siapa yang peduli terhadap mereka?. 

Mungkin sebagian besar dari kita berpikir itu semua bukan urusan dan tanggung jawab kita, melainkan pemerintah lah yang harus bertanggung jawab. Anggapan ini salah, memang pada dasarnya kesejahteraan masyarakat tanggung jawab pemerintah, akan tetapi di tengah wabah pandemi ini apakah tega kita sebagai mahluk sosial melihat sesama kita mati kelaparan?. Dimana rasa sosial kita?. Katanya manusia adalah mahluk sosial?. Bukankah begitu?. Jika memang benar tentunya hal ini juga menjadi tanggung jawab kita. Kita harus membantu pemerintah dalam hal ini. Kita bisa mendonasikan kelebihan harta kita untuk masyarakat di sekitar kita yang membutuhkan, bila kita tidak bisa mendonasikan sebagian harta kita karena kita juga sangat membutuhkannya kita bisa ikut turun tangan sebagai relawan. 

Jika kita melihat beberapa daerah yang membuat kampung tangguh seperti di Jawa Timur semua warga kampung tangguh Semeru ikut berperan dalam menekan angkan penularan virus covid-19 dari sini kita bisa mengambil langkah kerja sama dengan pemerintah di daerah kita masing-masing untuk membuat program semacam kampung tangguh ini. Kita bisa menyalurkan ide-ide kita misalnya membuat semacam koperasi yang memperkerjakan orang-orang yang tidak mampu dan yang tidak memiliki pekerjaan di koperasi tersebut. Hal ini akan sangat membantu pemerintah kita. Jika koordinasi antara masyarakat dan pemerintah sudah terlaksana dengan baik bukankan hal yang sangat mungkin menjadi lebih mudah dalam mengembangkan ekonomi daerah bahkan negara di tengah wabah pandemi ini?. Tentulah sangat mungkin, oleh sebab itu kita bisa berkaca pada program kampung tangguh ini, mungkin bisa diterapkan di daerah yang saat ini darurat covid-19. 

Semoga dengan ini kita dapat membantu pemerintah dalam menekan angka penyebaran covid-19 dan semoga wabah pandemi ini cepat berakhir agar semuanya kembali berjalan normal seperti biasanya.


 #kampungtangguhsemeru


Senin, 22 Juni 2020

Meniti Harapan Baru Lewat Kampung Tangguh

Meniti Harapan Di Kampung Tangguh Semeru



Akhir-akhir ini dunia sedang dilanda pandemi covid-19, sangat banyak kerugian baik harta ataupun nyawa hilang akibat pandemi ini. Pandemi ini juga berpengaruh terhadap perekonomian suatu negara tak terkecuali Indonesia. Sudah berapa banyak pekerja, pegawai, dan buruh yang di-PHK?. Tentunya hal ini membuat banyak orang memutar otak untuk berusaha bertahan hidup di tengah pandemi ini. Beberapa orang sudah membanting stir dari pekerjaannya, yang semula driver ojol menjadi pedagang masker dadakan.

Permasalahan ini juga menggerakkan hati para dermawan ramai-ramai berdonasi untuk melawan virus corona. Para selebritas dan influencer juga turut andil menggalang dana dengan membuat platform di media sosial mereka. Penggalangan dana ini dimaksudkan untuk membantu tenaga kesehatan menyediakan alat kesehatan untuk melawan virus corona. Selain para selebritas dan influencer, beberapa lembaga seperti UNICEF Indonesia juga berinisiatif menggalang dana. Hingga saat ini penggalangan dana masih terus dilakukan.

Di sisi lain pemerintah terus melakukan terobosan-terobosan guna melawan virus corona ini. Mulai dari diberlakukannya PSBB ( Pembatasan Sosial Berskala Besar ) di berbagai daerah hingga sudah diberlakukannya New Normal di beberapa daerah zona hijau.
Apakah langkah ini sudah tepat? Atau ada langkah lain yang lebih efektif dalam melawan virus corona yang melanda negeri ini. Tentunya banyak sekali perdebatan mengenai kebijakan pemerintah ini. Semua ini akan terlaksana dengan baik melalui kerja sama vertikal, dalam hal ini adalah antara pemerintah dan masyarakat.

Di beberapa daerah mencoba meniti harapan baru membangun kerja sama dengan masyarakatnya, contohnya di Jawa Timur atas usul Polda setempat di sana membangun Kampung Tangguh Semeru. Kampung Tangguh ini berada di Desa Bolorejo, Kecamatan Kauman, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur. Ini bertujuan untuk menekan angka penyebaran virus corona. Langkah ini diambil pemerintah setempat dengan mengajak kerja sama warganya. Sejauh ini langkah ini cukup efektif, tentunya berkat kerja sama antara pemerintah dan warga setempat. Kampung tangguh ini merupakan kebijakan yang mungkin bisa dicontoh oleh beberapa daerah di Indonesia agar dapat terus menekan angka penyebaran virus corona. Tetapi perlu diingat semua upaya untuk melawan virus corona tidak akan berjalan dengan efektif tanpa kerja sama yang kompak antara pemerintah dan warganya.


 #kampungtangguhsemeru

Minggu, 21 Juni 2020

Asal Usul Kampung Tangguh Semeru

“Kampung Tangguh Semeru”

      
      Sekilas mendengar nama kampung tersebut terlintas dalam benak kita kata “tangguh”, tentunya ini menjadi sebuah pertanyaan untuk kita semua. Apa maksud “tangguh” di sini?. Semua orang yang mendengar pastinya mencoba menerka-nerka arti dan maksud kata “tangguh” yang terdapat pada nama kampung itu.
            Oke, di postingan ini akan menjelaskan apa sih “Kampung Tangguh Semeru” itu?. Seperti yang kita ketahui, saat ini dunia sedang dilanda oleh pandemi covid-19 dan Negara tercinta kita juga terkena imbas dari pandemi ini. Semua instansi pemerintahan sedang berusaha keras untuk melawan dan menekan angka penyebaran virus covid-19 yang semakin hari semakin naik kasus positif dan kematiannya. Khususnya Jawa Timur yang kini menjadi daerah episentrum baru kasus covid ini. Pemerintah daerah sudah melaksanakan program PSBB ( Pembatasan Sosial Berskala Besar ) namun angka penularan masih relative meningkat.
            Di tengah pelaksanaan PSBB ( Pembatasan Sosial Berskala Besar ) ini Polri ikut mengambil peran dalam memutus mata rantai penyebaran covid-19. Sejumlah terobosan-terobosan dikeluarkan Polri, salah satunya adalah membuat “Kampung Tangguh” ini. Semua instansi ikut serta dalam program ini. Karena sebaik apapun inovasi ini bila tidak ada kerja sama antar masyarakat dan pemrintah tidak akan berjalan dan efektif. Inovasi “Kampung Tangguh Semeru” ini diinisiasi oleh Polda Jawa Timur. Kepala Polda Jawa Timur mengatakan program ini bertujuan untuk melawan covid-19 berbasis lingkungan RT/RW. Program “Kampung Tangguh Semeru” sejauh ini diklaim sangat efektif. Bagaimana tidak, semua orang yang memasuki kampung wajib mengikuti protokol kesehatan covid-19 seperti yang dianjurkan. Misalnya harus mencuci tangan menggunakan sabun, wajib mengenakan masker, pemberlakuan jam tertib malam, dan penyediaan rumah karantina.
            Demikianlah penjelasan mengenai “Kampung Tangguh”, jadi kata “tangguh” di sini dapat kita artikan upaya keras untuk melawan pandemi covid-19 yang sedang melanda dunia saat ini. Semoga pandemi ini segera berakhir dan kehidupan di negeri kita tercinta ini berjalan normal kembali.
           

 #kampungtangguhsemeru